Dalam kehidupan, kita tidak
pernah lepas dari suatu pilihan dan perkara kehidupan. Pilihan yang sederhana
maupun yang kompleks, perkara kecil maupun perkara besar semua pasti tidak akan
pernah luput dari hidup kita. Hidup ini memang kejam apabila kita berpikir demikian,
namun apabila berpikir bahwa hidup ini sangat ramah, maka kehidupan kita akan
terasa harmonis dan selaras. Semua yang terjadi dalam dan pada kehidupan kita
sangat bergantung pada apa yang kita
pikirkan. Apabila tidak merasa kehidupan ini sulit, susah, berat atau sangat
tidak adil, maka kehidupan kita akan terasa sebagai beban, namun apabila
berpikiran hidup ini indah, mudah, menyenangkan maka kehidupan ini akan terasa
ringan. Kita sebagai manusia seringkali kurang bersyukur dengan apa yang telah
diberikan Tuhan kepada kita. Kita sering berpikir bahwa apa yang kita lakukan
saat ini sia-sia atau tidak berguna bagi kita. Kita lebih sering berpikir saat
ini daripada yang akan datang. Kita jarang berpikir bahwa apa yang kita lakukan
saat ini, nantinya akan bermanfaat bagi
kehidupan kita yang akan datang. Berpikir saat ini dengan masa akan datang,
terkadang sangat berbeda. Contoh yang sangat tampak dalam kehidupan kita dan
setiap orang pasti melakukannya adalah belajar. Belajar itu bukan hanya sebatas
antara guru dengan murid di sekolah, namun yang sesungguhnya dalam hidup adalah
belajar untuk selalu bersyukur atas yang kita terima dalam hidup kita. Kata
“syukur” mungkin itu hal yang sangat mudah diucapkan namun sangat sulit kita
lakukan. Meskipun dalam keadaan susah dan senang seharusnya kita selalu
mensyukuri semua yang terjadi dan kita terima dalam kehidupan ini. Tanpa kita
sadari seringkali kita tidak pernah bersyukur dengan yang telah Tuhan berikan
kepada kita. Sebagai contoh, seringkali kita lebih mudah menilai
sisi negatif
dalam diri kita daripada menilai sisi positif dalam diri kita. Karena pemikiran
yang seperti itu lah yang membuat potensi dalam diri kita sulit berkembang.
Kekurangan, kelemahan, keterbatasan dan ketidakmampuan yang sering kita
pikirkan apabila akan mencoba suatu hal. Rasa syukur itu akan sulit apabila tidak kita pupuk
dari usia dini.
Dalam setiap perkara
hendaknya kita selalu mensyukuri dengan apa yyang telah Tuhan berikan kepada
kita. Dalam keadaan yang sangat sulit pun hendaknya kita selalu bersyukur.
Mengapa? Mungkin itu pertanyaan yang terlintas dalam pikiran kita mengapa kita
harus mensyukuri dalam keadaan sulit, bukankah itu menjadi permasalahan dalam
hidup kita. Ya, dalam keadaan sulit pun kita harus selalu bersyukur, karena
justru dalam keadaan yang seperti itu mata hati kita terbuka dan peka terhadap
hal yang terjadi dalam hidup kita. Di saat seperti itu kita akan dapat
mengetahu arti dan makna hidup yang kita jalani. Kita biasanya akan terlena
dengan kehidupan yang indah, mudah, menyenangkan, sehingga kita sulit untuk
memaknai setiap kejadian dalam hidup kita. Bahkan tidak jarang dari kita yang
lupa untuk bersyukur dengan apa yang terjadi dalam hidup, terlebih dalam
suasana bahagia.
Pada saat kita berada dalam
suasana susah seringkali kita mengeluh dengan hidup kita, kita sudah merasa
bahwa hidup ini tidak adil, namun dalam suasana bahagia kita juga lupa untuk
bersyukur. Manusia memang seringkali egois. Di saat susah merasa hidup ini
tidak adil namun dalam suasana bahagia lupa untuk bersyukur. Apabila hidup ini
selalu kita syukuri, sesungguhnya hidup ini akan indah dan menyenangkan, namun
apabila kita kurang bersyukur maka hidup ini tidak akan pernah indah, karena
dengan tanpa bersyukur kita akan selalu merasa kurang, kurang dan kurang.
Manusia tidak akan pernah puas dengan yang telah diterima. Memang ssebagai
manusia kita sebaiknya tidak mudah merasa puas dengan hal yang telah kita
capai, namun bukan berarti lalu kita tidak mensyukuri hasil yang kita terima.
Terlebih apabila apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Dalam
situasi seperti ini kita sulit untuk menerimanya, namun kita sebagai manusia
yang mempunyai akal dan pikiran, hendaknya memikirkannya dalam jangka waktu ke
depan, bukan dalam waktu saat itu juga. Mungkin dibalik situasi seperti itu,
Tuhan telah merencanakan hal yang lebih indah dan lebih tepat untuk kita. Tuhan
tahu apa yang kita butuhkan meskipun tidak kita inginkan dan semua yang ada
dalam hidup kita telah direncang oleh Tuhan dengan begitu indah dan sempurna.
Semua yang terjadi dalam hidup kita akan indah adanya. Tuhan tidak akan
membiarkan anak-anak-Nya dalam hidup sulit sendiri. Tuhan selalu ada untuk
kita. Untuk itu, dalam setiap perkara kita hendaknya selalu bersyukur. Tidak
ada kehidupan yang sulit, tidak ada kehidupan yang tidak adil, tidak ada
kehidupan dalam pencobaan dan tidak ada kehidupan yang kejam, apabila kita
menjalankannya penuh dengan rasa syukur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar